Salah satu proyek kolosal pada jaman penjajahan dulu adalah proyek pembuatan jalan raya pos (Postweg) . Pembuatan jalan yang diprakarsai oleh Gubernur Jendral pada waktu itu, Daendels, dimulai pada tahun 1811. Jalan Raya yang menghubungi Anyer di ujung barat pulau Jawa dan Panarukan di ujung timur pulau Jawa, tak hanya terbilang wah di jaman itu tapi juga menelan banyak korban buruh pribumi.
Kota Bandoeng merupakan salah satu kota yang terlewati jalan raya ini. Postweg yang membelah kota Bandoeng dari barat ke timur, sekarang ini menjadi 3 jalan utama yaitu: jalan Sudirman di sebelah barat, jalan Asia-Afrika di tengah kota, dan jalan Ahmad Yani di timur kota Bandoeng.